METODE KEJAHATAN KOMPUTER
TEKNIK SALAMI
Definisi
Salami Attacks adalah serangkaian serangan keamanan data cermin yang bersamaan menghasilkan serangan yang lebih besar. Serangan Salami digunakan untuk kejahatan keuangan lebih diutamakan di lembaga keuangan.
Serangan salami dapat menghancurkan individu dan organisasi. Ini adalah metode curang untuk mencuri uang atau data dalam jumlah kecil dari banyak orang atau bisnis, seringkali tanpa disadari oleh korban.
Sejarah Dinamakan Teknik Salami
Serangan ini mendapatkan namanya karena mirip dengan mengiris salami tipis-tipis, dengan setiap irisan kecil menambah keseluruhan yang lebih besar. Serangan salami pertama kali disebutkan pada tahun 1940-an, ketika sekelompok pemrogram dari Uni Soviet mencuri dana dari pemerintah, memanipulasi transaksi, dan meraup banyak uang.
Mengiris Salami (nama lain untuk serangan salami) juga dapat melibatkan pemecahan tujuan yang signifikan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola dan mengerjakan setiap bagian secara terpisah. Ini dapat membuatnya lebih mudah untuk mencapai rencana keseluruhan dan juga membuatnya kurang terlihat oleh orang lain.
Disebut juga penny shaving, serangan ini mungkin sulit dideteksi karena perubahannya seringkali tidak kentara, dan peretas mungkin dapat menutupi jejaknya dengan menyamarkan serangan tersebut sebagai serangan yang sah.
Kasus dan Pembahasan Salami Attack
Terjadi di Kenya pada 11 Maret 2017 pukul 00.00 waktu setempat dengan tersangka Edward Kiprop. Edward Kiprop cerdas akan tekhnologi, dia meretas sebuah skema untuk menyedot sebagian uang ke akun pribadinya menggunakan laptop yang tersembunyi di dalam ruang jaringan di Times Tower, Nairobi. Dia menghubungkan laptop melalui 11 port yang memungkinkan jaringan penjahat dunia maya mengakses data penting. Kiprop adalah bagian dari 11 tersangka kejahatan cyber yang di tangkap karena telah memainkan peran penting dalam merampas lembaga keuangan negara Kenya sejumlah sh30 milyar dalam dua tahun. Kiprop Edward menunjukan bagaimana salah satu dari mantan karyawan mereka menanam perangkat lunak di salah satu system mereka ia mengirimkan data penting ke sistemnya. Mantan karyawan tersebut telah membentuk sebuah cincin internasional yang menginstall malware kedalam sistem yang memungkinkan mereka mengambil data dari sistem institusi yang memfasilitasi pencurian. Tersangka telah meninggalkan laptop di dalam ruang jaringan di kantor Otoritas Pendapatan Kenya dan terhubung melalui 11 port yang memungkinkan akses data penting dari ring. Pejabat di kantor Otoritas Pendapatan Kenya mengatakan bahwa tersangka telah merampok lembaga keuangan dengan menggunakan serangan salami, yang merupakan perangkat lunak yang mencuri uang yang berjumlah kecil dan tidak terdeteksi sebelum meluncurkan serangan besar. Mereka juga telah melakukan transfer elektroniik dari intitusi-institusi ini.
Solusi
Meningkatkan tingkat keamanan data dan sering melakukan pengecekan secara berkala untuk meminimalisir kejadian seperti kasus diatas.
source :
https://magdalena.staff.telkomuniversity.ac.id/salami-attacks/
https://www.makeuseof.com/what-is-a-salami-attack/

Komentar
Posting Komentar